RADANG TENGGOROKAN
Seorang teman menyarankan supaya aku ke dokter saat aku merasa tenggorokanku sakit untuk menelan. Padahal, aku dengan sok yakin merasa bahwa aku sudah minum antibiotik yang aku beli tanpa resep dokter. Amoxillin 500 mg.
Sebenernyalah, aku males ke dokter, karena seperti biasanya, dokter paling kasih antibiotik, vit c dan apalah sejenis multi vitamin gitu.
Jadi berbekal itulah aku agak males ke dokter.
...
Namun... sepertinya disaat terakhir ini aku harus menuruti saran teman itu, karena ada satu kalimat dia yang agak menggelitik.
Katanya,... antibiotik itu kan lain-lain untuk tiap tiap penyakit.
Bener juga ya.. siapa tahu antibiotik yang aku minum ini ndak cocok untuk penyakitku saat ini. Lagian aku dah kebanyakan minum antibiotik sendiri kali. Jadi sudah tak mempan.
Berakhir sudah, sok tahu aku, yang sok beli obat sendiri tanpa resep dokter. Yang walaupun tertulis "harus dengan resep dokter" tp pegawai apoteker tetep mau menjual obat itu tanpa resep dokter.
Monday, August 16, 2004
Saturday, August 14, 2004
“beautiful life”
Indosiar, Kamis setiap jam 22.00 WIB.
Sebenernya aku bukan tipe orang yang suka nonton sinetron seri di televisi. Namun melihat sinetron Jepang ini aku jatuh hati.
Seperti biasanya, sinetron jepang ini lebih membumi. Tidak ada pameran rumah mewah, tidak ada pameran mobil bmw, tidak ada anak sma naik merci, tidak ada anak smp yang beradu fisik hanya karena masalah pacar.
Sebenernya.. faktor pertama yang membuat aku mengikuti sinetron ini adalah sang aktor. Aku pernah mengikuti sinetron dia juga dulu di stasiun yang sama, tapi entah sudah beberapa tahun yang lalu. More than 5 yrs I think. Aktornya tidak cakep dan tidak ganteng menurutku, tp ekspresi wajahnya itu lho.. cool dan cuek banget.
Ternyata setelah aku ikuti beberapa episode,.. boleh juga ini sinetron, bisa bikin aku ingin selalu mengikuti kelanjutannya.
Sebenernya sih temanya sederhana saja. Cinta. Apalagi sih kalau bukan cinta. akan tetapi disini alur ceritanya begitu lancar, mengalir seperti air. didukung penokohan yang tidak terlalu mengada-ada. dan detail yang begitu sederhana sesuai dengan realita membuat sinetron seri ini enak untuk diikuti.
Seorang hais stylist laki-laki (bukan banci, karena di indonesia kalau orang ke salon mesti ada banci yang aktingnya begitu ekstrem untuk memancing tawa penonton). Seorang gadis yang cacat sehingga dia harus memakai kursi roda. Sebuah keluarga jepang yang sederhana. Sebuah salon yang ramai (tanpa penonjolan para banci). Sebuah kamar sewa yang biasa banget sesuai untuk ukuran kantong seorang hairstylist.
Sebuah motor trail. Sebuah mobil untuk disable person. Sebuah toko kecil. Sebuah perpustakaan yang mempekerjakan orang cacat. Sebuah mobil pick up pengangkut barang.
Tidak ada pameran wajah cantik dengan make up lengkap. (coba bandingkan dengan sinetron Indonesia. masuk akal ndak sih, kalau seorang ibu tinggal di rumah gedong dengan dandanan lengkap dari blush on sampai mascara dari sasak tinggi sampai lipstik tebal?). Tidak ada pameran wajah ganteng dengan gaya yang trendy. Tidak ada mobil mewah yang keluar masuk rumah gedong mewah pula.
Bener-bener deh deskripsi yang natural. Tidak ada yang berlebihan dalam penggambaran suatu masalah atau suatu peristiwa. semuanya begitu menyentuh dan menyenangkan.
Mungkin (mungkin lho ya) pembandingnya disini ada.. KELUARGA CEMARA. Akan tetapi kadang something happen di sinetron keluarga cemara ada yang ndak masuk akal. Terlalu mengada ada. Terlalu ditonjolkan semua yang baik-baik saja. Kurang menyentuh realitas yang ada dalam kehidupan sebenarnya.
Back to sinetron jepang ini.
Untuk tontonan saat kita istirahat malam, ini oke. Daripada nonton sinetron Indonesia yang ndak jelas maksudnya itu.
Or daripada nonton film action barat or Taiwan yang kadang terlalu sadis penggambarannya.
Or daripada nonton penyelidikan kasus kriminal di Indonesia yang bener bener sadis dan menjijikkan
Or daripada nonton hantu gentayangan di tv.
Or daripada nonton orang disuruh ketemu hantu.
wih!
Paling tidak… kadang ada pemandangan bagus di sinetron ini.. gunung fuji, danau, kota yang tenang, trem yang bersih, pembicaraan yang tenang.
Lumayan bias mencuci mata dan otak kita.
…
Indosiar, Kamis setiap jam 22.00 WIB.
Sebenernya aku bukan tipe orang yang suka nonton sinetron seri di televisi. Namun melihat sinetron Jepang ini aku jatuh hati.
Seperti biasanya, sinetron jepang ini lebih membumi. Tidak ada pameran rumah mewah, tidak ada pameran mobil bmw, tidak ada anak sma naik merci, tidak ada anak smp yang beradu fisik hanya karena masalah pacar.
Sebenernya.. faktor pertama yang membuat aku mengikuti sinetron ini adalah sang aktor. Aku pernah mengikuti sinetron dia juga dulu di stasiun yang sama, tapi entah sudah beberapa tahun yang lalu. More than 5 yrs I think. Aktornya tidak cakep dan tidak ganteng menurutku, tp ekspresi wajahnya itu lho.. cool dan cuek banget.
Ternyata setelah aku ikuti beberapa episode,.. boleh juga ini sinetron, bisa bikin aku ingin selalu mengikuti kelanjutannya.
Sebenernya sih temanya sederhana saja. Cinta. Apalagi sih kalau bukan cinta. akan tetapi disini alur ceritanya begitu lancar, mengalir seperti air. didukung penokohan yang tidak terlalu mengada-ada. dan detail yang begitu sederhana sesuai dengan realita membuat sinetron seri ini enak untuk diikuti.
Seorang hais stylist laki-laki (bukan banci, karena di indonesia kalau orang ke salon mesti ada banci yang aktingnya begitu ekstrem untuk memancing tawa penonton). Seorang gadis yang cacat sehingga dia harus memakai kursi roda. Sebuah keluarga jepang yang sederhana. Sebuah salon yang ramai (tanpa penonjolan para banci). Sebuah kamar sewa yang biasa banget sesuai untuk ukuran kantong seorang hairstylist.
Sebuah motor trail. Sebuah mobil untuk disable person. Sebuah toko kecil. Sebuah perpustakaan yang mempekerjakan orang cacat. Sebuah mobil pick up pengangkut barang.
Tidak ada pameran wajah cantik dengan make up lengkap. (coba bandingkan dengan sinetron Indonesia. masuk akal ndak sih, kalau seorang ibu tinggal di rumah gedong dengan dandanan lengkap dari blush on sampai mascara dari sasak tinggi sampai lipstik tebal?). Tidak ada pameran wajah ganteng dengan gaya yang trendy. Tidak ada mobil mewah yang keluar masuk rumah gedong mewah pula.
Bener-bener deh deskripsi yang natural. Tidak ada yang berlebihan dalam penggambaran suatu masalah atau suatu peristiwa. semuanya begitu menyentuh dan menyenangkan.
Mungkin (mungkin lho ya) pembandingnya disini ada.. KELUARGA CEMARA. Akan tetapi kadang something happen di sinetron keluarga cemara ada yang ndak masuk akal. Terlalu mengada ada. Terlalu ditonjolkan semua yang baik-baik saja. Kurang menyentuh realitas yang ada dalam kehidupan sebenarnya.
Back to sinetron jepang ini.
Untuk tontonan saat kita istirahat malam, ini oke. Daripada nonton sinetron Indonesia yang ndak jelas maksudnya itu.
Or daripada nonton film action barat or Taiwan yang kadang terlalu sadis penggambarannya.
Or daripada nonton penyelidikan kasus kriminal di Indonesia yang bener bener sadis dan menjijikkan
Or daripada nonton hantu gentayangan di tv.
Or daripada nonton orang disuruh ketemu hantu.
wih!
Paling tidak… kadang ada pemandangan bagus di sinetron ini.. gunung fuji, danau, kota yang tenang, trem yang bersih, pembicaraan yang tenang.
Lumayan bias mencuci mata dan otak kita.
…
Tuesday, August 10, 2004
DUNIA LAIN
Banyaknya tayangan di tv swasta yang mengambil obyek adanya dunia lain sangat menjamur dan bahkan menjadi sangat tidak kreatif. Tidak dapat dilihat lagi mana yang nyata dan mana yang rekayasa.
Saya percaya, memang ada dunia lain di sekitar kita.
Tapi...
Apakah tidak terus akan mengakibatkan sesuatu yang tidak kita inginkan, jika kita manusia.. terutama para pembuat acara tersebut , mengobrak abrik ketenangan mereka hanya demi menampakkan keberadaan mereka untuk tontonan sebuah acara.
...
let s see...
jika kita bayangkan ada komunitas jin yang berkelompok berdasar jenis masing masing.
terus... kita manusia mengganggu mereka, yang biasanya memang tidak pernah mengganggu kita.
apa yang terjadi...
bisa juga komunitas jin tersebut memberontak... karena merasa terganggu oleh ulah kita
dan... apa yang terjadi..
mereka akan menjadikan kita jadi tontonan mereka...?
like.... merasuki banyak orang secara bersamaan.... di tempat yang berbeda beda pula
..
ya semacam protes jin..terhadap kita manusia... apa yang akan terjadi?????
..
...
tentu saja tulisan diatas ada
karena.. saya termasuk yang tidak pernah nonton acara acara tersebut..babar blas.
dikarenakan..............
.....................
........
TAKUT!!!!!
Banyaknya tayangan di tv swasta yang mengambil obyek adanya dunia lain sangat menjamur dan bahkan menjadi sangat tidak kreatif. Tidak dapat dilihat lagi mana yang nyata dan mana yang rekayasa.
Saya percaya, memang ada dunia lain di sekitar kita.
Tapi...
Apakah tidak terus akan mengakibatkan sesuatu yang tidak kita inginkan, jika kita manusia.. terutama para pembuat acara tersebut , mengobrak abrik ketenangan mereka hanya demi menampakkan keberadaan mereka untuk tontonan sebuah acara.
...
let s see...
jika kita bayangkan ada komunitas jin yang berkelompok berdasar jenis masing masing.
terus... kita manusia mengganggu mereka, yang biasanya memang tidak pernah mengganggu kita.
apa yang terjadi...
bisa juga komunitas jin tersebut memberontak... karena merasa terganggu oleh ulah kita
dan... apa yang terjadi..
mereka akan menjadikan kita jadi tontonan mereka...?
like.... merasuki banyak orang secara bersamaan.... di tempat yang berbeda beda pula
..
ya semacam protes jin..terhadap kita manusia... apa yang akan terjadi?????
..
...
tentu saja tulisan diatas ada
karena.. saya termasuk yang tidak pernah nonton acara acara tersebut..babar blas.
dikarenakan..............
.....................
........
TAKUT!!!!!
Labels:
acara televisi
JAKNEWS FM
tadi pagi dalam perjalanan, seperti biasanya... dengerin talk show interaktif di Jak News ... sepertinya kondisi sosial politik dan ekonomi yang carut marut membuat orang-orang yang hobinya dengerin talk show di radio semakin geregetan, gemes dan pengin merubah situasi yang nggak keruan ini.
kadang sebagai seorang pekerja, kita biasanya dituntut untuk hanya memikirkan pekerjaan saja. bagaimana supaya menghasilkan prestasi yang berarti juga adanya penghargaan yang bagus juga dalam bentuk materi kepada kita.
akan tetapi, mau tidak mau, dengan bertambahnya usia sepertinya kita jadi lebih konsen kepada hal-hal lain diluar apa yang menjadi bidang kerjaan kita sehari hari.
kadang memang kita hanya bisa memberikan pendapat lewat diskusi diskusi, karena kita diluar jangkauan untuk dapat berperan serta dalam memberikan urun pendapat untuk mengubah situasi yang ada.
tapi paling tidak, kita tahu bahwa banyak orang yang juga ingin mengubah situasi untuk menjadi lebih baik.
jadi...
berbahagialah orang yang tidak suka mendengar radio yang isinya cuma diskusi politik ekonomi dan sosial. sehingga pikirannya tidak jadi terpolusi oleh hal-hal yang menyesakkan pikiran.
tadi pagi dalam perjalanan, seperti biasanya... dengerin talk show interaktif di Jak News ... sepertinya kondisi sosial politik dan ekonomi yang carut marut membuat orang-orang yang hobinya dengerin talk show di radio semakin geregetan, gemes dan pengin merubah situasi yang nggak keruan ini.
kadang sebagai seorang pekerja, kita biasanya dituntut untuk hanya memikirkan pekerjaan saja. bagaimana supaya menghasilkan prestasi yang berarti juga adanya penghargaan yang bagus juga dalam bentuk materi kepada kita.
akan tetapi, mau tidak mau, dengan bertambahnya usia sepertinya kita jadi lebih konsen kepada hal-hal lain diluar apa yang menjadi bidang kerjaan kita sehari hari.
kadang memang kita hanya bisa memberikan pendapat lewat diskusi diskusi, karena kita diluar jangkauan untuk dapat berperan serta dalam memberikan urun pendapat untuk mengubah situasi yang ada.
tapi paling tidak, kita tahu bahwa banyak orang yang juga ingin mengubah situasi untuk menjadi lebih baik.
jadi...
berbahagialah orang yang tidak suka mendengar radio yang isinya cuma diskusi politik ekonomi dan sosial. sehingga pikirannya tidak jadi terpolusi oleh hal-hal yang menyesakkan pikiran.
Monday, August 02, 2004
Cinta dan Pernikahan adalah dua hal yang berbeda.
Suatu pernikahan adalah suatu hal yang sakral, menurut beberapa orang yang memandangnya dari sudut......(apa ya?.. religi? emosi?... or what?...)
Ah... mungkin hal itu benar untuk masa-masa lalu. beberapa puluh tahun yang lalu.
Untuk saat ini?..... upacaranya sendiri mungkin masih sakral. akan tetapi... lembaga nya?
Sebenarnya... apakah sesuatu yang sakral itu?
(to be continued)
Suatu pernikahan adalah suatu hal yang sakral, menurut beberapa orang yang memandangnya dari sudut......(apa ya?.. religi? emosi?... or what?...)
Ah... mungkin hal itu benar untuk masa-masa lalu. beberapa puluh tahun yang lalu.
Untuk saat ini?..... upacaranya sendiri mungkin masih sakral. akan tetapi... lembaga nya?
Sebenarnya... apakah sesuatu yang sakral itu?
(to be continued)
Labels:
renungan
Subscribe to:
Posts (Atom)