Thursday, September 02, 2004

KENAPA INGIN LIHAT HANTU?

Gentayangan, Dunia Lain, Petualangan Alam Gaib, Pemburu Hantu? dansegudang lagi acara yang jenisnya sama semakin menjamur di statsiun2 TVlokal, kenapa? mudah sekali jawabannya: karena ratingnya tinggi?....lalu kenapa ratingnya tinggi?.

Fenomena Hantu atau hal-hal yang berbau mistis selalu menjadi hal yangmenarik bagi masyarakat2 yang masih berpola pikir tradisional, danrakyat Indonesia yang terdiri dari beragam suku dan kepercayaan MASIHsangat banyak yang berpola pikir tradisional,
Mari kita lihat dan kajisejenak akar asal mula dari kepercayaan manusia akan hantu dansejenisnya Kepercayaan akan hantu, arwah, danyang, mahluk halus telah menjadi ciridasar kesukuan selama berabad-abad, mengapa? Karena secara naluriah dansecara alamiah alam mengajarkan mereka untuk percaya kepada ?sesuatu?yang bersifat misteri yang berada di lingkungan mereka, yang menguasaimereka ?. Dalam bentuk primitif bisa kita lihat dari bentuk ritualpemujaan suatu suku terhadap benda-benda alam yang dianggap keramat,batu, pohon, gua dsb.
Dalam bentuk yang lebih maju ( dalam bentuk agama ), sifat kegaibantetap menjadi salah satu subjek yang sangat penting, walaupun dalamnuansa yang lebih terkotak jelas, dengan hadirnya Tuhan, Dewa, Malaikat,Bidadari ( yang biasanya mewakili sisi Baik ) dan Peri, Jin, Iblis,Syaitan ( yang mewakili sisi Buruk ), dua sisi yang selalu hadir dalam kehidupanmanusia, Kebaikan dan Keburukan. dan evolusi manusia di seluruh duniadari abad ke abad memegang konsep pemikiran diatas dan mengembangkannyasecara universal, Pada kondisi praktisnya, manusia cenderung melihat arwah atau ruh ataumahluk halus sebagai sesuatu yang memiliki hak2 tidak terbatas tanpadisertai dengan kewajiban, dan juga secara kebetulan agama memberikanjalan terbaik bagi cara penyesuaian manusia terhadap kondisi tersebutdiatas dengan memberikan konsep kehidupan akhirat.
Siapapun dalam kebudayaannya memiliki kepercayaan akan kehidupanakhirat, kepercayaan ini mau tidak mau menantang logika nalar untukmembayangkan seperti apa kehidupan itu? sebagai apa kelak kita disana?seperti sekarang? dalam wujud kita dialam nyata?. Dari titik inilahlalu muncul pemikiran dana pengimajinasian akan mahluk halus /ruh/arwah,bahwa kelak di kehidupan akhirat, kita akan berbentuk ruh/ arwah, dimanawalaupun berbentuk lain akan tetapi tetap dilengkapi dengan emosi,amarah, kasih, keinginan dan sebagainya?.Kembali ke masalah program TV lokal kita, Jadi sangat jelas kenapaprogram semacam itu sangat tinggi ratingnya, tidak lain karena intisajiannya merupakan hal yang sangat esensial dalam kehidupan kita yaitumasalah keingin tahuan kita akan alam akhirat? sebenarnya kalau kitamisalnya melihat adanya fenomena ?penampakan? dalam suatu acara semacamitu, yang muncul adalah rasa kepuasan akan hadirnya sekelumit jawabanakan rasa kepenasaran kita terhadap sisi gaib?
KENAPA TAKUT HANTU?Selain mencari jawaban akan keinginan tahu kita akan mahluk2 akhirat,kitapun memiliki perasaan takut akan hantu! kenapa? adakah bedanya rasatakut itu seperti pada saat kita baru pertama kali belajar berenang?atau seperti rasa ketakutan kita akan kematian? Rasa takut kita pada hantu ( Phasmophobia ) lebih cenderung kepada rasakekhawatiran akan ketidak tahuan kita terhadap hantu? tidak jauh berbedadengan rasa takut saat akan mengikuti ujian akhir di sekolah atau rasatakut kita bila bertemu ular, singa, buaya?. kenapa? karena kita tidaktahu!... Hantu, seperti apakah yang kita bayangkan? menyeramkan? tanpa kepala?berlumuran darah? punggung bolong? ? bagaimana kalau hantu itu adalahKakek anda yang sudah meninggal? atau kerabat yang kita cintai? apakahmasih kita takuti?

( to be continued ) posting by a friend

Wednesday, September 01, 2004

PROFFESIONAL LIAR

Tadi pagi Fajroel Rahman (Presidennya GOLPUT Indonesia) di Jaknews, menggelitik pemikiranku dengan istilah proffesional liar.
Para politisi papan atas mempertunjukkan show yang bener-bener ndak masuk akal. Saling berjumpalitan sendiri tanpa merasa malu. Sepertinya mereka lupa dengan apa yang pernah mereka ucapkan di masa lalu.
Memang dalam politik, tidak ada kawan abadi or lawan abadi. Yang ada hanyalah kepentingan abadi.

Back to istilah profesional liar... mungkin benar ya ..mereka bisa dibilang begitu.
Bila dilihat.. misalnya sebagai anggota legislatif, mereka mendapatkan gaji bulanan kan? Tapi benarkah mereka mewakili rakyat? Most of them tidak melakukan hal yang seharusnya kan?.. berarti as liar.. mereka di gaji.
Berarti bener dong... profesional mereka itu.
Kasus lain misalnya... GOLKAR BARU, BERSATU UNTUK MAJU.
Tapi apa yang terjadi?... ternyata koalisi kebangsaan yang baru digagas itu..sama dengan kembalinya bentuk orde baru di masa yang katanya reformasi ini. NEO ORDE BARU
Terus... demokrasi apa yang berlaku saat ini??
....
Back to the liar...
Bedanya dengan penipu jalanan apa dong kalau gitu?
Yang memang mencoba mendapatkan uang dengan menipu korbannya?
Sama kan dengan para politisi ini.. yang mendapatkan keuntungan dengan menipu rakyat yang telah memilih mereka saat pemilu yang lalu.
Berarti...? SAMA.
Sama sama mendapatkan keuntungan dengan menipu mentah mentah korbannya.

Thursday, August 26, 2004



REPUBLIK TOGOG

Kuberi kau suara
Kau rampok jiwaku juga
Kuberi kau percaya
Tapi kau berfoya-foya

Kukira kau mengabdi
Nyatanya malah menyakiti
Kau tega buang nurani
Tugas suci dikhianati

Dimana-mana Togog
Togog dimana mana
Republik, Republik Togog
Pencuri di mana-mana

Republik Togog, Republik Togog
Memaksa rakyat semakin goblok
Republik Togog, Republik Togog
Dan masa depan di dalam batok

Aku berteriak; Lawan! Tolak! Tolak!
Aku berteriak; Lawan! Tolak! Tolak!

DARI TEATER KOMA, Gedung Kesenian Jakarta, 28 Juli 04 s/d 6 Agustus 04

KEBOHONGAN

Kebohongan terjadi di mana mana sekarang ini. Baik besar maupun kecil.
Namun jangan takut. Diantara begitu banyak kebohongan... masih ada.. kejujuran yang murni kok.
....
Hari ini ada rekan kerja yang mengeluh, kenapa ia dikelilingi oleh orang-orang yang membohongi dia. Ya.. walaupun tidak semua kebohongan itu merugikan secara materi. Namun at least.. bohong.
...
Bohong. Seharusnya dilihat dari beberapa sudut.
Dari sudut yang dirugikan, akan menyebutnya sebagai kebohongan.
Dari sudut yang berlawanan dengan yang dirugikan, akan berpikir... ah.. daripada mengecewakan lebih baik tidak disampaikan.
Namun, tentu saja ada kebohongan yang memang suatu kebohongan. Dengan maksud jelek.
...
Jadi ... bohong untuk kebaikan. Atau bohong untuk kebohongan itu sendiri.
Terus.... gimana dong dengan kasus rekan tadi.
Karena frustasinya, sampai dia bilang... sekarang ini tinggal istri dan anak-anaknya yang dipercayainya, kalau sampai mereka itu terbukti berbohong juga... dia tidak tahu.. harus percaya pada siapa lagi.
...
Aku hanya bisa terdiam.
Benarkah?
Tidak ada yang dapat dipercaya lagi?
Ah... itu tidak benar.
Ada yang masih bisa dipercaya di dunia ini.
Ada...

Thursday, August 19, 2004

AKU TIDAK MAU BOHONG

Tadi pagi, ada talk show di elsinta, seperti biasanya dengan ikrar nusa bakti sebagai salah satu komentator nya. Ada satu kalimat dia yang agak aneh.. karena diluar konteks pembicaraan saat itu. Dia sebenernya hanya meng counter pendapat salah satu anggota DPR yang bernama Patrialis Akbar tentang... apalah itu (biasa urusan politik). Mungkin saking jengkelnya pak ikrar ini karena pak patrialis agak kenceng ngototnya dengan memakai kata "wajib" untuk mempertahankan pendapatnya...maka akhirnya pak ikrar bilang "di dunia ini menurut saya yang wajib cuma shalat lima waktu". Sedikit tersenyum aku mendengarnya.
Tapi... kalimat itu terbawa terus sampai siang, saat aku bertemu dengan teman diskusi sejatiku.
Saat kutanyakan... kalimat tersebut. Benarkah?
Aku memang bukan pengikut syariah Islam yang baik. Tapi jangan ditanya soal keyakinanku akan Tuhan. Orang yang shalat lima waktu rutin pun mungkin ......
Pertanyaan balik yang aku dapat dari temenku itu.... pertanyaan yang tidak pernah dapat aku jawab.. karena.. jawabanku pasti akan membuat orang memandangku dengan aneh. Dan berpikiran aneh pula tentang aku.

Namun, beberapa masukan dari teman tersebut, sedikit banyak cukup masuk ke dalam pemikiranku... walaupun aku belum sepenuhnya yakin....Hanya satu yang aku yakin sepenuhnya.. i believe in GOD

well actually those sholat are personal matters between human and God
one litlle step is the beggining of a long journey
how do you know if u dont do?
yang penting itu bukan mak plek sekali sholat itu khusuk
itu impossible
tapi proses menjalani ketidaksempurnaan itulah yang penting
disitu kita berproses
mau bisanya cuman sholat maghrib doang ... itu ndak apa2
yang jelas pada saat maghrib kita teringat
atau otomatis
whatever we do at that time... we stop and do prayer
its so simple
ingat kita sangat tidak sempurna... dan tidak akan pernah bisa sempurna
God is the Most Forgiving
Dia itu Maha Pengampun & Penyayang
kamu bisa temukan kalimat itu disetiap ayat atau diakhir ayat
sempurna atau tidak.... believe me we need to pray
at least coba lah yang
its good for our soul kok
Inti sholat itu sebenernya adalah Pujian bagi Allah dan meretrospeksi diri.
sekalian bersihin muka ( wudhu ), nyegerin ngantuk... belajar memanage waktu dll
banyak kok sisi positif yang bisa dilihat
KITA SELALU SALAH KOK, makanya ditebus pake sholat
minimal ngurang2 l
KITA disini mewakili umat manusia lho ya?

Hm... cukup logik dan masuk akal. Aku percaya Tuhan dan sangat meyakiniNya, makanya aku tidak ingin main-main dengan segala perintahnya.
Tapi masalahnya... apa bener kita menebus kesalahan yang kita perbuat dengan memakai sholat sebagai perimbangannya? Bisa mengurangi beban kesalahan kita.... benarkah?
Let s talk about... tokoh agama yang dengan segala daya upayanya telah mempolitisasi agama dan umat untuk kepentingan pribadinya. Bisa dan mungkinkah dia terus mengurangi kesalahannya dengan hanya melakukan sholat. Ndak kan? The most important thing if someone have a mistake... is... tobat.
Lha kalau gitu... kita bisa dengan seenaknya berbuat salah.. kemudian shalat.... terus... berbuat salah lagi.. dan kemudian salat lagi.

Aku percaya dan yakin bahwa Tuhan Maha Pemaaf, Maha Pengampun...tapi bukan berarti kita bisa mempermainkan ke Maha Pemurah an Nya itu untuk membenarkan kesalahan yang telah kita perbuat kan.
Kesalahan adalah kesalahan. Itu harus mendapat imbalan yang sesuai.
Dan siapa pula yang bisa menghitung kalau nilai kesalahan kita bisa bertambah dan bisa berkurang berdasarkan nilai sholat yang kita lakukan? Berarti.. kesalahan bernilai negatif dan sholat bernilai positif.
Dan brapakah poinnya.
...........
Aku sangat setuju sekali..bahwa inti dari sholat adalah Memuji Kebesaran Allah. Dan sebenarnya itu bisa kita lakukan tanpa harus melakukan sholat. Kita bisa lakukan kapan saja. Setiap saat, setiap waktu. Kebesaran Allah ada dalam setiap tarikan nafas kita. Tanpa kebesaran dan kekuatan Nya, bisakah kita bernafas?
Kekuatan Allah ada dalam setiap langkah kita, ayunan tangan kita. Tanpa kekuatanNya,.. tidak mungkin kita bisa berjalan, mengayunkan tangan kita.
Di setiap saat kehidupan kita... kita memang harus bersyukur. Memuja kebesaran Allah, yang masih memberi kita kehidupan. Sejelek apapun kehidupan kita.
....
Buat temen diskusi sejatiku... suatu saat aku pasti akan melangkah.
Aku hanya tidak ingin melakukan kebohongan kepada Allah.
Walaupun Allah itu Maha Pengampun.
Tapi aku tetap tidak ingin bohong. Aku takut Allah akan murka terhadapku.
Mungkin dengan bantuanmu aku bisa yakin bahwa aku sebenernya tidak perlu takut pada Allah.