Baru aja baca artikel soal narsis. Kesimpulannya?
…
Narsis. Suka mengetengahkan diri sendiri. Self centered. Menurut Spencer A Rathus dan Jeffrey S Nevid dalam bukunya, Abnormal Psychology (2000), orang yang narcissistic memandang dirinya dengan cara yang berlebihan. Mereka senang sekali menyombongkan diri dan berharap orang lain memberikan pujian.
Orang narsis cenderung menjadi sangat self conscious alis sangat perhatian pada diri sendiri. Kalau kecenderungan ini makin gawat, muncul imaginary audience dalam pikiran mereka. Menurut David Elkind, dalam buku Human Development (Diane Papalia dan Sally Olds-1998), imaginary audience berarti adanya pikiran kalau semua orang itu memperhatikan kita. Contohnya, banyak orang merasa apapun yang dipakainya pasti akan menjadi perhatian semua orang.
Brrggh!
Jadi… kekhawatiranku dulu tidak terbukti. Thanks God.. berarti aku belum punya kecenderungan narsis. Hanya perasaan kagum yang muncul pada hasil karya seni fotografi, yang dapat membuat obyek jadi menarik.
Selain itu, aku juga belum punya kecenderungan untuk sangat perhatian pada diri sendiri.
Jadi… aku belum masuk kategori narsis… hore!!!!
Saturday, September 17, 2005
Tuesday, September 13, 2005
ALL or NOT AT ALL

Perempuan hanya memberikan dua pilihan kepada laki laki
1. Semuanya, atau
2. Tidak sama sekali
Begitulah seorang perempuan.
Sederhana kan? tapi jadi rumit buat laki laki....
(Hidup perempuan!!!)
Labels:
rerasan
Friday, September 09, 2005
Thursday, September 08, 2005
Miskomunikasi dan misunderstanding
Suatu hari suatu tempat suatu waktu...
X : hei
Y : dimana
X : di jalan
Y : mau kemana
X : ke senayan
Y : sama siapa
X : ada lah…
(mau bilang sama temen… wong bukan temen.. mau bilang sama klien.. ndak enak orang se mobil pasti pada dengerin apa jawaban jawabanku .. mereka adalah orang yang levelnya diatas aku… jadi aku jawab seperti itulah…)
Klik… putus
Jika kita sedang dalam pembicaraan serius dan krusial tentang suatu proyek yang sedang dalam titik kritis dan penting… maka jika ada telpon masuk dari temanlah, or sahabat lah, or bahkan pasangan kita sekalipun, pasti kita akan canggung, karena biasa hahahehe.. tiba tiba formal jawabnya….namun jika tidak dijawab.. ndak enak juga sama rekan-rekan karena mereka dengar ada telpon masuk..mengapa tidak dijawab…. Dan pasti yang telpon akan bertanya Tanya kenapa tidak diangkat
Setelah itu hp aku silent, karena tidak enak kalau mengganggu pembicaraan orang orang yang notabene ada di level atasku….
Kesel ndak sih....untung pulsaku lagi minim.. kalau ndak.. udah tak sms balik deh dengan segala cicit cuitnya.... (hahahha)...
Begitulah.. kadang kadang orang lain tidak mengerti ada saat dimana kita dapat dengan gampang berkomunikasi sesuai dengan sifat masing masing komunikasi tersebut.
Kadang kadang ada yang membuat kita jadi formal dalam menjawab suatu pertanyaan, jika kita ada di tengah tengah rekan-rekan untuk urusan formal juga.
Sometime they don’t understand the situation here. And they don’t understand who am I in office hour. I’m so cruel (LOL).
X : hei
Y : dimana
X : di jalan
Y : mau kemana
X : ke senayan
Y : sama siapa
X : ada lah…
(mau bilang sama temen… wong bukan temen.. mau bilang sama klien.. ndak enak orang se mobil pasti pada dengerin apa jawaban jawabanku .. mereka adalah orang yang levelnya diatas aku… jadi aku jawab seperti itulah…)
Klik… putus
Jika kita sedang dalam pembicaraan serius dan krusial tentang suatu proyek yang sedang dalam titik kritis dan penting… maka jika ada telpon masuk dari temanlah, or sahabat lah, or bahkan pasangan kita sekalipun, pasti kita akan canggung, karena biasa hahahehe.. tiba tiba formal jawabnya….namun jika tidak dijawab.. ndak enak juga sama rekan-rekan karena mereka dengar ada telpon masuk..mengapa tidak dijawab…. Dan pasti yang telpon akan bertanya Tanya kenapa tidak diangkat
Setelah itu hp aku silent, karena tidak enak kalau mengganggu pembicaraan orang orang yang notabene ada di level atasku….
Kesel ndak sih....untung pulsaku lagi minim.. kalau ndak.. udah tak sms balik deh dengan segala cicit cuitnya.... (hahahha)...
Begitulah.. kadang kadang orang lain tidak mengerti ada saat dimana kita dapat dengan gampang berkomunikasi sesuai dengan sifat masing masing komunikasi tersebut.
Kadang kadang ada yang membuat kita jadi formal dalam menjawab suatu pertanyaan, jika kita ada di tengah tengah rekan-rekan untuk urusan formal juga.
Sometime they don’t understand the situation here. And they don’t understand who am I in office hour. I’m so cruel (LOL).
Labels:
rerasan
Wednesday, September 07, 2005
Jadi narsis .. stl...
Subscribe to:
Posts (Atom)
