Wednesday, February 15, 2012

Monday, January 16, 2012

Getting older...and older

44 tahun
ndak kerasa ya....
tahun demi tahun berlalu, tanpa ada tanda yang pasti
kecuali.... umur yang semakin bertambah
entah harus bersyukur atau menyesal...
bersyukur karena masih bisa melewati umur tersebut dengan keadaan yang pas pas an...
menyesal kenapa sudah berumur segini, kondisi nya masih pas pas an...
...
ironis memang..
tapi itulah hidup
entah...apakah itu sebuah pilihan...ataukah kewajiban....karena blue print hidup kita sudah tercetak...apakah ada dibawah garis merah, atau di atas garis merah...
....
jadi sampai seumur segini ini...
masih terlintas juga..
who am I?
I m nothing.....

Tuesday, November 29, 2011

Tarif Penterjemah

Gara gara mau dapat orderan kerjaan yang harus diterjemahkan dari bahasa indonesia ke bahasa inggris...jadilah saya berburu translator...
Bukan apa apa....sebenarnya pekerjaan sebelumnya pun saya yang kerjain sendirian...Namun melihat tumpukan kerjaan yang ada...rasanya ndak mampu deh kalau harus terjemahin tiga set buku dengan total kurang lebih 300 halaman..
Gubrag deh...kecuali saya ndak ada kerjaan lain..baru...ok ok aja
..
akhirnya lah saya cari tempat terjemahan..yang mana saya rada kurang yakin, apakah akan bagus hasil terjemahannya.
Ada satu kenalan saya..... yang biasa terjemahan untuk laporan laporan NGO internasional....kontaklah saya ke dia...
Huaaa.... gubrag kedua...... ratenya tinggi amat. Hitungannya per karakter....iya sih...memang standarnya sudah untuk kelas internasional...so..begitulah.
Budget proyek ndak masuk nih...

Akhirnyalah...kembali ke translator lokal yang saya yakin harus bisa menterjemahkan laporan tidak asal..karena ini dokumen penilaian...bukan surat menyurat biasa....
Tetep saja.... referensinya adalah teman yang dapat biasa menterjemahkan laporan bukan penterjemah biasa....apalagi penterjemah lewat Google translation...alamak!!!!

Wednesday, November 23, 2011

Starting blogging again

Pagi ini tiba tiba terlintas pikiran ingin menulis rutin lagi di blog ini. Rasanya terlalu lama saya sok idealis. Inginnya menulis yang terfokus dan terarah. Biar lebih jelas obyek dari blog ini. Namun, malah jadinya mandul. Ndak pernah dapat ide cemerlang dengan spontan.

Menjadi seorang tenaga ahli tidak tetap pada beberapa kantor sekaligus membuat saya jadi haus akan ide ide untuk menulis. Oksigen yang menyegarkan otak. Agar tulisan yang ada bisa jadi ringan dan fresh.

Laporan yang sak meter lebih menumpuk untuk dijadikan laporan turunannya...
woaaaa....bisa berapa bulan itu ya?...ah...ndak sampe berbulan bulan lah... kalau sampe berbulan bulan..ndak dapet honor dong...

Begitulah.... mulai sekarang...apapun yang ingin saya posting pasti saya tulis..tak perlu nunggu berbobot segala...capek tahu..???...

So...let the day start...

Saturday, October 22, 2011

Apa jadinya jika anak usia sekolah dasar masih Buta Huruf?

Setiap kali menuju daerah pedalaman, yang aksesnya cukup sulit dan cukup mahal buat masyarakat yang biasa biasa saja, saya selalu prihatin.
Ada begitu banyak keprihatinan melihat kondisi mereka. Bukan tentang kehidupan sosial ekonominya, karena yang namanya kehidupan sosial ekonomi itu, dimanapun tempatnya pasti berbeda beda. Cukup bagi kita, belum tentu cukup bagi mereka. Kurang bagi kita, belum tentu kurang pula bagi mereka.
Satu hal yang menurut saya seharusnya sama adalah, PENDIDIKAN generasi muda harus menjadi perhatian utama kita sebagai warga masyarakat, sebagai orang yang katanya berpendidikan, sebagai orang yang memahami bahwa pendidikan adalah alat utama bagi kehidupan suatu bangsa dan negara.
Demikian juga yang terjadi saat saya mengunjungi suatu dusun kecil di wilayah muara sugihan. Sebagian besar anak anak usia sekolah dasar saat ini putus sekolah. Alasannya??
Sekolah yang jauh tidak memungkinkan anak anak usia tersebut berangkat dengan menggunakan perahu kecil.
Seharusnya itu tidak menjadi kendala, namun lama kelamaan, ternyata anak anak usia 7-12 tersebut menjadi malas sekolah, dan akhirnya berhenti.
Jadi sekarang hampir seluruh anak usia sekolah dasar putus sekolah di dusun tersebut.
Sedih...
Sementara pejabat publik pada cakar cakaran untuk suatu mega proyek yang ndak jelas, namun sangat jelas untuk keuntungan pribadi masing masing.

Ingin sekali melakukan sesuatu untuk mereka....
Namun...kendala jarak dan ruang benar benar membuat saya hanya berkeinginan sharing bagi rekan rekan yang ada di sekitar Muara Sugihan, untuk dapat lebih concern ke anak anak yang bermukim di desa dengan sarana dan prasarana pendidikan yang sangat sangat terbatas...