Sunday, November 22, 2009

Ndak semua suka disayangi ...

Baru kemarin saya ditegur, salah seorang teman baik saya di masa lalu saya. Bukan apa apa, saya terlalu meluapkan kegembiraan saya bertemu dengannya setelah hampir 20 tahun tidak bertemu dia.
Dulu dia, adalah teman dekat, yang karena angkatannya lebih muda dua tahun dari saya, biasa saya anggap adik.
Dia menjadi adik kesayangan saya kala itu.
Dan entah kenapa, saat bertemu lagi dua minggu lalu via FB, rasa sayang saya kepadanya sebagai adik masih ada. Rasa sayang memang tidak pernah hilang.

Repotnya, dia kan sudah 20 thn lebih tua sejak 20 thn lalu. Jadinya, di mata saya dia yang tetep adik saya kecil seperti dulu kala, sementara dia MUNGKIN berpikir, saya terlalu mengumbar rasa gembira saya bertemu dengannya dengan obral kata kata tidak penting.

Saya seperti disadarkan bahwa, look dia sudah berumur 40 thn sekarang,..jangan kamu anggap anak kecil terus.....
Plakkk!! saya tersadar, iya ya....
Seorang laki laki berumur 40 thn, tidak selayaknya saya perlakukan seperti adik kecil saya seperti 20 thn silam....
Mungkin dia merasa risih dan tidak suka.
Atau bisa jadi, dia punya pendapat lain terhadap saya yang masih tetep belum bisa berubah dalam memperlakukan dia.

Ah!... bisa jadi saya akan merasa kehilangan, tapi mudah-mudahan hanya sesaat, kesadaran bahwa dia sudah 40 thn, membuat saya jadi lebih hati hati dalam memperlakukan dia.

1 comment:

Anonymous said...

iya. sama kejadiannya dg seorang ibu yang akan selalu menganggapnya anak kecil walaupun si anak sudah besar dan dewasa.

menurutku gak bisa disalahkan juga sih. dan aku sih fine-fine aja. asal ada batasnya..

imgar