Monday, May 23, 2005

Gado-gado atau lotek???

Tiba tiba saja kemaren mampir ke gado gado kertanegara. Entah sudah berapa tahun aku tidak pernah beli gado gado di situ lagi. Untuk sebagian orang di daerah kebayoran baru, gado gado kertanegara cukup terkenal. Dan yang pasti lebih mahal daripada gado gado lainnya lah. Dengan Rp.6.500,- kita hanya mendapatkan gado gado dengan telur separo.

Dari segi rasa, biasa. Dari segi tempat, biasa juga. Dari segi lokasi?.. biasa juga. Cuma kalau jajan disitu, parkirnya masih mendingan tidak semrawut gitu. Apalagi masih banyak pohon rindang di daerah itu, jadi masih sedikit adem. Jadi apa dong yang bikin gado gado kertanegara terkenal?

Buat aku pribadi, gado gado Jakarta tak ubahnya seperti lotek di yogya. Karena semua sayurnya direbus dan bumbunya langsung dibuat saat kita pesan.
Bedanya dengan pecel?... lain. Kalau pecel, bumbunya disiram diatas bahan baku. Jadi sudah siap siram, beda dengan lotek.

Nah kalau gado gado yogya lain lagi. Segar, sedep, nyam nyam nyam… bumbunya sudah dibuat terlebih dahulu, baru disiramkan di atas bahan bahan yang kebanyakan masih segar.
Mau pecel yang banyak dikunjungi anak anak kampus? SGPC singkatan dari sego pecel. Wah.. sarapan di sana.. bisa kenyang seharian deh. Kalau di SGPC enaknya makan pecel plus telor asin. Ueenak tenan. Atau kalau sudah agak siang bisa makan sop bayem plus daging sapi. Suiiiiiip!!
Buat aku pribadi sih SGPC dari segi rasa biasa biasa saja. Cuma dari segi tempat dan unsur nostalgia. Itu yang membuat SGPC tetap jadi buah bibir orang yang pernah kos atau kuliah di yogya.

Buat orang yogya jaman dulu (10 tahun lalu), gado gado teteg sudah top nya gado gado. Tak tahulah untuk jaman sekarang, pasti sudah banyak saingannya. Lagian kan gado gado itu kan makanan yang bahan bakunya gampang sekali didapat. Tidak perlu bumbu rahasia segala. Kata keponakan sih, yang terkenal sekarang gado gado Colombo, karena bumbunya lebih manis. Ya.. ini masalah selera.

Jadi gado gado nya orang yogya, beda dengan gado gado Jakarta. Mana yang lebih enak? Tentu saja gado gado Yogya dong.. or gado gado di tempat asalku semarang… (ehehe etnosentris)

Oh ya, ada gado gado terkenal lain di Jakarta, gado gado Boplo, atau gado gado di jalan cemara. Pernah suatu kali sengaja mampir ke gado gado cemara, ingin membuktikan kehebatannya, benarkah enak sekali.
Ternyata… buatku.. tetap biasa saja. Kecuali harganya yang Rp.12.000,- sepiring. Dengar denger sih kacangnya dicampuri kacang mede. Benarkah?... biasa saja tuh…ndak ada beda yang mencolok.
Sedangkan gado gado boplo?... itu gado gado terkenal sejak jaman dulu kala lho. Sejak jaman rikiplik. Nah, belum lama ini dekat kantor ada restaurant baru dengan judul Gado gado Boplo, dari segi kenampakan luarnya, rada rada mikir deh makan gado gado di situ, pastilah harganya mahal.
Ternyata benar, sekali makan gado gado di situ plus minum teh, kita bisa merogoh kocek sekitar Rp.20.000,- per orang.
Rasanya? Ndak jauh jauh dari gado gado kertanegara.. hehehe…

Dan tetap saja …tidak ada yang mengalahkan gado-gado dari kota tercintaku, ngayojakarta.

No comments: