Thursday, April 20, 2006

Narkoba... sangat menyedihkan

Beberapa hari yang lalu, bertemu dengan seorang Ibu, yang sedang bingung bagaimana membuat anaknya yang sudah berumur 40 th an, agar dapat bebas dari hotel prodeo.
Sebenarnya, menurut nalar, seseorang yang sudah berumur 40 tahun an, seharursnya sudah bisa menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa perlu merepotkan orang tua. Namun begitulah keadaannya. Si ibu pontang panting, ketemu orang yang dapat membuat ringan kasus anaknya. Alih alih dibebaskan tanpa diproses.

Terjerat karena narkoba membuat si anak harus meringkuk di penjara. Sudah begitu, agar masalahnya tidak dihukum berat, uang harus berbicara.
Ia harus menyediakan beberapa ratus juta, agar masalahnya tidak berlarut larut. Agar masalahnya dapat cepat cepat diproses di pengadilan. Sehingga dengan demikian, cepat pula ia keluar dari tahanan.
Agar masalah dia cepat cepat ditangani kejaksaan, ia harus membayar beberapa puluh juta ke polisi yang menangani. Kalau tidak begitu, bisa habis dia di tahanan polisi.
Dan selanjutnya, jika sudah di tangan kejaksaan, tahu sendiri kan? ada proses tawar menawar didalam penanganan kasusnya.
Mau dihukum lama? atau sebentar?
Begitulah kenyataan yang terjadi.
Bisa habis 100 juta lebih, jika ingin kasusnya diproses cepat dan dianggap ringan, dengan hukuman hanya dalam hitungan bulan.
Itu untuk orang biasa saja, belum yang orang terkenal. Kalau orang terkenal, wah… entah bisa diperas berapa ratus juta tuh.

Nah, dapat dibayangkan jika yang tersandung kasus narkoba itu orang biasa saja, yang tidak dapat membayar oknum oknum supaya kasusnya cepat diproses….
Bisa lama kali ya…? Atau malah malah, bisa mati di penjara.

1 comment:

Admin said...

Memang,seharusnya kita bisa memandang pecandu narkoba sebaai korban, bukan pelaku kriminal. Mereka juga ingin bisa menjauhi narkoba tapi nggak segampang yang orang pikir.
Apalagi dengan undang-undang yang memenjarakan pemakai narkoba, bukannya jauh, mereka malah didekatkan dengan narkoba. Bukankah di penjara itu banyak bandar & pengedar, sudah banyak bukti pemakai narkoba masuk penjara malah tambah kenal akrab dengan pengedar, akhirnya keluar penjara tambah parah kecanduannya. Masih ditambah lagi dengan resiko kena HIV di penjara, secara, disana kan gak mungkin mendapatkan jarum suntik steril.
Harusnya undang-undangnya diubah, pemakai harus di-rehabilitasi. BUKAN DIPENJARA.

Http://uneq-uneq.bllogspot.com